Pengertian Mahram – Keluarga, Muabbad, Muaqot, Ahli – AAcial

Pengertian Mahram – Keluarga, Klasifikasi, Saudara, Muabbad, Muaqkot, Ahli: Mahram adalah semua orang yang dilarang menikah selamanya karena keturunan, menyusui dan menikah dalam hukum Islam.


Mahram

Pengertian Mahram

Mahram adalah semua orang yang dilarang menikah selamanya karena keturunan, menyusui dan menikah dalam hukum Islam. Umat ​​Islam di Asia Tenggara sering menggunakan istilah mahram dan kata muhrim, padahal kata muhtim memiliki arti yang berbeda.


Baca juga artikel terkait: 16 Pengertian pendidikan menurut para ahli


Dalam bahasa Arab, kata “muhrimun” berarti orang yang masuk ihram pada saat haji sebelum tahallul. Sedangkan kata mahram “mahramun” berarti lawan jenis bagi kita, tetapi kita dilarang menikah untuk sementara atau selamanya. Tapi kita punya hak untuk bepergian bersamanya, kita punya hak untuk berkendara bersama, kita punya hak untuk menjabat tangannya, kita punya hak untuk melihat wajahnya, dll.


Berikut pengertian mahram menurut para ahli.


  • Imam Ibnu Qudamah Rahimahullah

“Marah adalah semua orang yang diharamkan menikah selamanya karena keturunan, menyusui dan menikah.” (Al-Mughni 6/555)


  • Imam Ibnu Atsir Rahimahullah

“Mahram adalah orang-orang yang diharamkan untuk dinikahi selamanya, seperti ayah, anak, saudara laki-laki, paman, dan lain-lain.” (An-Nihayah 1/373)


haram menikah karena masih bagian dari keluarga dan madzhab Syafi’i dan selain itu tidak membatalkan wudhu jika disentuh.


Keluarga termasuk dalam daftar Mahram

Adapun wanita yang tidak bisa menikah karena selamanya ditambah 11 orang karena menyusui. Tujuh di antaranya menjadi mahram karena hubungan keluarga, dan empat lainnya menjadi mahram karena hubungan pernikahan.


Baca juga artikel terkait: Pengertian Prestasi Menurut Para Ahli dan Ahlinya


Pertama, tujuh wanita yang tidak dapat menikah karena ikatan keluarga:

  1. Ibu, nenek, buyut dan sebagainya.
  2. Putri, putri, dan seterusnya ke bawah.
  3. Adik, baik saudara kandung, ayah, atau ibu.
  4. Keponakan saudara perempuan dan keturunannya.
  5. Keponakan seorang saudara laki-laki dan keturunannya.
  6. Tante dari pihak ayah (‘ammat).
  7. bibi ibu (Khalaat).

Kedua, empat wanita yang tidak boleh menikah karena hubungan suami istri:

  1. Istri ibu (ibu mertua), istri nenek dan seterusnya, meskipun hanya dengan kontrak
  2. Anak perempuan istri (menantu laki-laki), jika laki-laki tidur dengan ibunya
  3. Istri ayah (ibu mertua), istri kakek (ibu mertua), dan seterusnya.
  4. Istri anak (menantu), istri cucu, dan seterusnya ke bawah.

Begitu juga dengan alasan untuk menyusui, bisa menjadikan mahram sebagai nasab. (Taisirul ‘Alam, Syarh Umdatul Ahkam, urusan. 569)


Keluarga tidak termasuk sebagai Mahram

Pertama, ipar adalah mahram (muhrim):

Kakak ipar bukan mahram. nabi yang sama Shallallahu ‘alaihi wa sallammengingatkan mereka untuk berhati-hati ketika berhadapan dengan mertua. Argumentasinya: Seorang sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apa hukum mertua?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Hukum adalah kematian.” (Langka oleh Bukhari dan Muslim).


Arti hadits : Interaksi dengan saudara ipar bisa menjadi penyebab kemaksiatan dan kehancuran. Karena masyarakat dengan mudah bergaul bebas dengan mertuanya, tanpa ada penolakan dari orang lain. Sehingga interaksi tersebut lebih berbahaya daripada berkomunikasi dengan orang lain yang tidak memiliki hubungan keluarga. Kondisi seperti ini akan memudahkan mereka terjerumus ke dalam zina.


Kedua, istri paman atau suami bibi, bukan mahram.

Contoh: Adi punya paman (Rudi), istri Rudi bukan mahram Adi. Atau Wati punya tante (Ida), suami Ida bukan mahram buat Wati.


Baca juga artikel terkait: Pengertian, pengertian teknologi menurut para ahli dan perkembangannya


Pengelompokan Mahram

Mahram terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Mahram muabbad adalah golongan mahram yang tidak boleh menikah selamanya.
  2. Mahram muaqot adalah golongan mahram yang tidak boleh menikah dalam keadaan tertentu dan jika syarat ini hilang maka menjadi sah.

Mahram Muabbad

Apa itu Mahram?

  1. Ibu, nenek dan seterusnya, dua baris laki-laki dan perempuan
  2. Anak perempuan (anak perempuan), cucu, dan sebagainya, dari sudut pandang anak laki-laki dan laki-laki.
  3. Saudara kandung (saudara laki-laki atau perempuan), memiliki ayah atau ibu yang sama
  4. Adik perempuan ayah (bibi), saudara perempuan kakek (bibi dari pihak ayah) dan seterusnya sampai kamu sehat

  5. Adik perempuan ibu (bibi), nenek dari saudara perempuan (bibi dari pihak ayah) dan seterusnya sampai kamu baik-baik saja
  6. Anak perempuan saudara perempuan (keponakan laki-laki), ayah atau ibu yang sama, cucu laki-laki dan seterusnya, dari sudut pandang laki-laki dan perempuan
  7. Anak perempuan (keponakan) saudara laki-laki dan perempuan, ayah yang sama atau ibu yang sama, cucu dan seterusnya di jalan laki-laki dan perempuan

  1. Istri ayah (ibu mertua), istri kakek dan seterusnya
  2. Istri, anak (putri), istri dan cucu, dan seterusnya ke bawah
  3. Ibu mertua, ibu (nenek) dan seterusnya
  4. Anak perempuan istri dari suami lain (menantu perempuan)
  5. Kedua istri tersebut adalah cucu dan keturunan rabbi rabbah (anak perempuan dari istri suami lain)

  • Mahram karena payudara

  1. Wanita menyusui dan ibu mereka
  2. Anak Perempuan dari Wanita Menyusui (ASI)
  3. Adik perempuan memberi makan ibu (susu bibi)
  4. Anak perempuan dari seorang wanita menyusui (saudara kandung)
  5. Ibu dari suami wanita tersebut menyusui

  6. Adik perempuan dari suami wanita tersebut sedang menyusui
  7. Gadis dari putra seorang wanita menyusui (anak saudara kandung)
  8. Anak perempuan dari suami wanita tersebut sedang menyusui
  9. Istri lain dari seorang suami dari seorang wanita menyusui

Mahram Muaqot

  1. Saudara laki-laki atau ipar perempuan (ipar perempuan)
  2. Ibu (ibu atau ibu tiri) dari istri
  3. Seorang istri yang memiliki suami dan istri non-Muslim jika dia masuk Islam
  4. Seorang wanita yang telah bercerai tiga kali, dia tidak dapat menikah dengan suaminya, yang telah bercerai sampai dia menjadi istri pria lain.

  5. Wanita musyrik sampai dia masuk Islam
  6. Wanita Muslim tidak harus menikah dengan pria rahasia atau pria yang tidak setia
  7. Seorang wanita berzina sampai ia bertaubat dan istibra’ (membuktikan kandungannya kosong)
  8. Wanita yang ihram sampai tahalul
  9. Wanita mengambil istri kelima sementara masih memiliki istri keempat

Baca juga artikel terkait: Pengertian Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Mungkin dibawah ini yang anda cari

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *