Definisi Genosida – Kisah, Elemen, Contoh, Pakar – AAcial

Definisi Genosida – Tindakan, Elemen, Contoh, Pakar: Genosida atau genosida adalah pembantaian terencana dan sistematis terhadap suatu kelompok etnis atau etnis dengan tujuan menghancurkan (memusnahkan) bangsa tersebut.


Contents

Definisi Genosida

Genosida atau genosida adalah pembantaian terencana dan sistematis terhadap suatu kelompok etnis atau etnis dengan tujuan menghancurkan (memusnahkan) bangsa tersebut. Kata ini pertama kali digunakan oleh seorang ahli hukum Polandia, Raphael Lemkin, pada tahun 1944 dalam bukunya Axis Rule in Occupied Europe yang diterbitkan di Amerika Serikat.


Baca juga artikel terkait: 21 Definisi Ahli Manajemen Lengkap


Genosida adalah salah satu dari empat pelanggaran hak asasi manusia utama di bawah yurisdiksi Mahkamah Pidana Internasional. Pelanggaran HAM besar lainnya adalah kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan agresi, dan kejahatan perang.


Istilah genosida pertama kali digunakan pada tahun 1944 oleh seorang ahli hukum dari Polandia, Raphael Lemkin, dalam bukunya Axis Rule in Occupied Europe.

Genosida diambil dari bahasa Yunani, “γένος” genos (‘ras’, ‘bangsa’ atau ‘rakyat’) dan ada pula yang diambil dari bahasa latin “menjatuhkan” (pembunuhan).


Ada beberapa pengertian dari istilah Genosida, yang pada dasarnya memiliki arti yang sama. Definisi ini adalah:


  1. Genosida atau genosida adalah pembantaian secara sistematis terhadap suatu suku atau kelompok dengan maksud untuk menghancurkan (menghilangkan) bangsa tersebut.

  2. Di dalam Bab 6 Hukum Romamenyatakan bahwa Genosida adalah setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk memusnahkan seluruh atau sebagian suatu kelompok bangsa, suku, ras atau agama.


  3. Pasal 8 UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAMmenyebutkan pengertian Genosida sama dengan yang tercantum dalam pasal 5 Statuta Roma.


Menurut Hukum Roma dan UU no. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, genosida adalah perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa, ras, etnis, atau agama dengan cara membunuh anggota kelompok;


menyebabkan penderitaan fisik atau mental yang hebat bagi anggota kelompok; menciptakan kondisi kehidupan bagi kelompok yang mengakibatkan kemusnahan fisik sebagian atau seluruhnya; mengambil tindakan untuk mencegah kelahiran dalam kelompok; pemindahan paksa anak dari satu kelompok ke kelompok lain.


Ada juga istilah genosida budaya yang berarti pembunuhan peradaban dengan melarang penggunaan bahasa suatu kelompok atau suku, mengubah atau menghancurkan sejarahnya atau menghancurkan simbol-simbol peradabannya.


Baca juga artikel terkait: √18 Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli


Genosida Armenia

Genosida Armenia, juga dikenal sebagai Pembantaian Armenia dan orang Armenia sebagai Kejahatan Besar, adalah pemusnahan sistematis populasi minoritas Armenia oleh Ottoman di tanah air bersejarah mereka di tempat yang sekarang menjadi Republik Turki.


Peristiwa ini terjadi selama dan setelah Perang Dunia Pertama dan dilakukan dalam dua tahap: pembunuhan massal penduduk laki-laki dewasa melalui pembantaian dan kerja paksa, dan deportasi perempuan, anak-anak, dan orang tua serta orang sakit setelah kematian mereka. gurun Suriah. Jumlah korban yang meninggal akibat peristiwa ini diperkirakan antara 1 hingga 1,5 juta jiwa.


Kelompok etnis pribumi lainnya dan orang Kristen seperti orang Asiria, Yunani, dan kelompok minoritas lainnya juga menjadi sasaran pembantaian oleh pemerintah Utsmaniyah, dan perlakuan terhadap mereka dipandang oleh banyak sejarawan sebagai bagian dari kebijakan genosida yang sama.


Hingga saat ini Turki membantah adanya pembantaian atau genosida. Namun, diakui bahwa ada banyak kematian akibat perang dan penyebab terkait seperti wabah penyakit dan kelaparan. Tetapi ini tidak terjadi secara sistematis.


Tindakan termasuk dalam kejahatan Genosida

Genosida adalah salah satu pelanggaran hak asasi manusia utama di bawah yurisdiksi pengadilan HAM di Indonesia dan juga yurisdiksi Mahkamah Pidana Internasional.


Tindakan genosida dilakukan dengan cara-cara tersebut di bawah ini, yaitu dalam Pasal 6 Statuta Roma dan UU No. 26 Tahun 2000.


  1. membunuh anggota kelompok;

  2. menyebabkan penderitaan fisik atau mental yang hebat bagi anggota kelompok;
  3. menciptakan kondisi kehidupan bagi kelompok yang mengakibatkan kemusnahan fisiknya baik sebagian maupun seluruhnya;
  4. memaksakan tindakan yang ditujukan untuk mencegah kelahiran dalam kelompok; atau
  5. pemindahan paksa anak dari kelompok tertentu ke kelompok lain.

    Baca juga artikel terkait: Perbedaan lengkap antara otak besar dan otak kecil


Unsur Kejahatan Genosida

Elemen umum:

  • Korban berasal dari keluarga dengan kebangsaan, suku, ras atau agama tertentu
  • Pelaku bermaksud untuk menghancurkan seluruh/sebagian kelompok bangsa, suku, ras atau agama.

Pembunuhan yang dilakukan terhadap anggota kelompok

  • Unsur pembunuhan : pelaku membunuh satu orang atau lebih
  • Akayesu: pembunuhan =pembunuhan= dilakukan dengan maksud untuk menyebabkan kematian
  • Pembunuhan di Indonesia: pasal 338 KUHP

Yang menyebabkan penderitaan fisik/mental yang hebat

  • Elemen-elemen: pelaku menyebabkan satu atau lebih luka fisik atau mental yang serius
  • Pasal 90 KUHP : “cedera serius” pada tubuh
  • ICTR : penderitaan fisik atau mental yang parah tidak harus permanen (termasuk pemerkosaan dan pelecehan seksual), misalnya:

    1. Pemerkosaan dan kekerasan seksual
    2. Ancaman selama interogasi

Ciptakan Kondisi Hidup

  1. Pelaku menimbulkan kondisi kehidupan pada satu atau lebih orang
  2. Kondisi ini diperhitungkan akan mengakibatkan kehancuran fisik kelompok, baik seluruhnya maupun sebagian

menciptakan… kondisi kehidupan”: segala jenis tindakan yang menyebabkan kematianya orang SeCARA perlahan-lahan:


  1. Memperkosa
  2. Orang kelaparan
  3. Kurangnya fasilitas penampungan yang layak.
  4. Dipaksa bekerja keras baik secara fisik maupun mental.
  5. Mengurangi pelayanan kesehatan di bawah minimum \
  6. Pengusiran paksa

Mencegah kelahiran

  1. Penulis memaksakan tindakan tertentu
  2. Tindakan itu dimaksudkan untuk mencegah lahirnya kelompok tersebut

Konvensi Genosida : mencegah kelahiran termasuk tindakan


Baca juga artikel terkait: Sejarah Lengkap Orde Baru


  1. Sterilisasi
  2. Aborsi paksa
  3. Pemisahan pria dan wanita
  4. Mencegah pernikahan

Pemindahan Paksa Anak

A. Pelaku mengambil satu atau lebih anak secara paksa

b) Dari satu kelompok ke kelompok lain

C. Korban berusia di bawah 18 tahun

D. Operator mengetahui korban berusia di bawah 18 tahun


ILC : Memindahkan seorang anak secara paksa dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi masa depan dan kelangsungan hidup suatu kelompok


ICTR : tindakan ini juga termasuk tindakan mengancam/traumatis yang dapat mengakibatkan pemindahan paksa anak

dipaksa : dilakukan dengan kekerasan, termasuk ancaman kekerasan


Contoh genosida

  1. Pembantaian orang Kanaan oleh orang Yahudi selama milenium pertama SM.
  2. Pembantaian Helvetia oleh Julius Caesar pada abad ke-1 SM.
  3. Anglo-Saxon dan Irlandia membantai bangsa Celtic sejak abad ke-7.

  4. Pembantaian oleh penjajah Eropa terhadap orang India di Amerika sejak 1492.
  5. Pembantaian suku Aborigin oleh Inggris sejak 1788.
  6. Pembantaian oleh beberapa kelompok Turki terhadap orang Armenia pada akhir Perang Dunia Pertama.

  7. Pembantaian Nazi Jerman terhadap orang Yahudi, Gipsi (Romawi dan Sinti) dan bangsa Slavia selama Perang Dunia II.
  8. Kelompok etnis Cekoslowakia, Soviet, dan Polandia melakukan genosida terhadap kelompok etnis Jerman di Eropa Timur pada akhir Perang Dunia II di sebelah timur garis perbatasan Oder-Neisse.
  9. Rezim Khmer Merah membantai lebih dari dua juta orang pada akhir 1970-an.

  10. Rezim Irak Saddam Hussein membantai Kurdi pada 1980-an.
  11. Diktator Guatemala Efrain Rios membunuh 75.000 suku Indian Maya dari tahun 1983 hingga 1983.

  12. Pembantaian Serbia dilakukan terhadap etnis Kroasia dan Bosnia di Yugoslavia antara tahun 1991 – 1996. Salah satunya adalah pembantaian Srebrenica, kasus pertama di Erpoa yang dinyatakan sebagai genosida melalui keputusan pengadilan.
  13. Milisi Janjaweed di Sudan membantai orang kulit hitam di Dafur pada tahun 2004.

Baca juga artikel terkait: Pahami siklus hidup produk secara lengkap

Mungkin dibawah ini yang anda cari

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *