Penelitian survey adalah penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sample yang diambil dari populasi tersebut, sehingga ditemukan kejadian-kejadian relatif, distribusi, dan hubungan-hubungan antar variable.
Penelitian Eksperimen adalah suatu penelitian yang berusaha mencari pengaruh variable tertentu terhadap variable yang lain dalam kondisi yang terkontrol secara ketat.
Penelitian naturalistic sering juga disebut metode kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek alamiah.
Penelitian evaluasi adalah penelitian yang berfungsi untuk menjelaska fenomena suatu kejadian, kegiatan dan product.
Penelitian sejarah adalah penelitian yang berkenaan dengan analisis yang logis terhadap kejadian-kejadian yang berlangsung di masa lalu.
Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variable mandiri, baik satu variabel atau lebih (independent) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan antara varibel yang satu dengan yang lain.
Contoh: penelitian yang berusaha menjawab bagaimanakah profil presiden Indonesia, bagaimanakah etos kerja dan prestasi kerja para karyawan di suatu departemen.
Penelitian komparatif merupakan suatu penelitian yang bersifat membandingkan sesuatu.
Contoh: adakah perbedaan profil presiden Indonesia dari waktu ke waktu, adakah perbedaan kemampuan kerja antara lulusan SMK dengan lulusan SMU.
Penelitian asosiatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dua variable atau lebih.
Contoh: apakah ada hubungan antara datangnya kupu-kupu dengan tamu, atau adakah pengaruh insentif terhadap prestasi kerja pegawai.
Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang menggunakan data kuantitatif (data yang berbentuk angka atau data yang diangkakan). Metode kuantitatif dinamakan metode tradisional , karena metode ini sudah mentradisi sebagai metode untuk penelitian. Metode ini disebut sebagai metode positivistik karena berlandaskan pada filsafat positivisme.
Metode ini sebagai metode ilmiah karena telah memenuhi kaidah-kaidah ilmiah yaitu konkrit, obyektif, terukur, rasional, dan sistematis. Metode ini juga disebut metode discovery, karena dengan metode ini dapat ditemukan dan dikembangkan berbagai iptek baru. Metode ini disebut kuantitatifkarena data penelitiannya berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik.
Jadi, metode kuantitatif merupakan metode yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/ statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah diterapkan.
Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Pantun
Penelitian kualitatif adalah peneltian yang menggunakan data kualitatif (data yang berbentuk data, kalimat, skema, dan gambar). Metode penelitian kualitatif dinamakan sebagai metode baru karena popularitasnya belum lama, dinamakan metode postpositivistik karena berlandaskan pada filsafat postpositivisme.
Metode ini disebut juga sebagai metode artistik, karena proses penelitian lebih bersifat seni ( kurang terpola) dan disebut sebagai metode interpretive karena data hasil penelitian lebih berkenaan dengan interpretasi terhadap data yang ditemukan di lapangan.
Jadi metode penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuik meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan dengan trianggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi.
Dilihat dari tujuannya
Dilihat dari tujuannya penelitian dikelompokkan menjadi beberapa bagian antara lain:
- Explorative research yaitu penelitian yang bertujuan untuk menemukan ilmu pengetahuan yang baru;
- Development research yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang sudah ada;
- Verificative research adalah penelitian yang bertujuan untuk menguji kebenaran dari ilmu pengetahuan yang sudah ada;
- Historical research adalah penelitian yang menggambarkan ilmu-ilmu yang telah ada, prosesnya meliputi penyelidikan, pencatatan, analisis dan interpretasi dari kejadian yang telah ada dengan tujuan menemukan generalisasi;
- Descriptive research yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan hal yang terjadi saat ini;
- Experimental research yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan apa yang terjadi jika variabel tertentu dikontrol secara tertentu.
Macam-macam Data Penelitian
Jenis-jenis data yang biasanya digunakan untuk penelitian yaitu dapat dijelaskan sebagai berikut :
- Data kualitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat sketsa dan gambar yang biasanya menunjukan suatu kualitas tertentu.
- Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data yang diangkakan, biasanya berbentuk statistik.
- Data diskrit (data nominal) adalah data yang hanya dapat digolong-golongkan secara trepisah, secara diskrit atau kategori.
- Data kontinum adalah data yang bervariasi menurut tingkatan dan diperoleh dari hasil pengukuran.
- Ordinal adalah data yang berbentuk rangking atau peringkat.
- Interval adalah data yang jaraknya sama tetapi tidam mempunyai nilai 0 (nol) mutlak.
- Rasio adalah data yang jaraknya sama.
- Variable adalah atribut seseorang atau objek yang mempunyai variasi antara satu orang dengan yang lain atau satu objek dengan objek yang lain, atau kegiatan tertentu yang memiliki variasi tertentuyang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya. Jenis-jenis variable dapat dibedakan menjadi variabel independent/ variabel bebas, variable dependent/variabel terikat, variable moderator, variable intervening, dan variable control.
Jenis Dan Contoh Metodologi Penelitian
Metodologi secara etimologi diartikan sebagai ilmu yang membahas mengenai metode-metode penelitian. Metodologi penelitian ialah strategi atau prinsip dasar yang digunakan dalam suatu penelitian untuk mempermudah mendapatkan data. Adapun jenis dan contoh metodologi penelitian yaitu sebagai berikut :
Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Contoh Pamflet
Metodologi penelitian survey merupakan jenis metode yang menggunakan angket ataupun kuesioner sebagai instrumen penelitian untuk mendapatkan data primernya. Dengan demikian desain kuesioner yang telah dirancang akan ditunjukkan kepada individu yang menjadi responden atau sebagai subjek pengisi angket. Penelitian survey ini termasuk ke dalam jenis penelitian kuantitatif.
Responden yang terlibat dalam penelitian survey ialah sebagai bagian dari sampel penelitian yang mewakili populasi. Perbedaan antara sampel dan populasi yaitu, populasi adalah keseluruhan penduduk sedangkan sampel adalah mereka yang mewakilinya dalam penelitian.
Pada penentuan sampel harus menggunakan teknik yang tepat agar sampel yang diperoleh bersifat representatif. Oleh karena itu, untuk memperoleh sampel tersebut diterapkan teknik sampling yang relevan untuk mendapatkan sampel yang representatif.
Penelitian survey dapat dicontohkan sebagai berikut, misalnya penelitian tentang “Kendala apa saja yang dihadapi oleh guru SMA di kota Bandar Lampung dalam menerapkan pembelajaran berbasis kurikulum 2013”. Dengan demikian angket yang didesain memuat beberapa pertanyaan yang akan diajukan kepada guru sebagai sampel penelitian.
Penelitian eksperimental merupakan jenis penelitian kuantitatif. Peneliti melaksanakan ekperimen dengan hipotesis dan tujuan yang jelas. Misal ingin melihat seberapa berpengaruhnya metode pembelajaran menggunakan metode eksperimen dengan ceramah terhadap hasil belajar siswa.
Secara umum penelitian eksperimental ini membagi objek penelitian menjadi dua kelompok untuk mendapatkan data yang sesuai dengan tujuan. Satu kelompok dimanfaatkan sebagai target eksperimen, sedangkan kelompok yang lainnya sebagai kontrol.
Pada penelitian eksperimental kelompok kontrol berperan sebagai pembanding terhadap kelompok target. Dari hasil perbandingan antara kedua kelompok tersebut yang akan menghasilkan data penelitian eksperimen. Contoh penelitian yang dapat menerapkan metodologi eksperimental, misal “Pengaruh ruang terbuka hijau terhadap penurunan tingkat agresivitas warga kota Jakarta”.
Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : 101 Pengertian Dan Definisi Hak Cipta Menurut Para Ahli
Penelitian longitudinal adalah metode penelitian yang didesain untuk mengukur suatu perubahan atau perkembangan fenomena dalam periode waktu jangka panjang. Secara umum biasanya penelitian longitudinal menerapkan survey untuk mendapatkan data dari sampel penelitian.
Meninjau kerena penelitian ini memerlukan waktu yang cukup panjang, maka sampel penelitian harus didatangi lagi minimal sekali untuk melakukan survey. Penelitian longitudinal terdiri atas dua jenis, yaitu studi panel dan studi cohort.
Penelitian grounded merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini fokus untuk menemukan teori baru yang berasal dari “grounded” pada data yang ada di lapangan.
Oleh karena itu, peneliti yang menggunakan jenis penelitian grounded tidak menggunakan konsep atau teori yang sudah ditemukan oleh para ilmuan lainnya untuk rujukan sumber pendukung penelitian. Contoh penelitian grounded, misalnya peneliti mempelajari tindakan dan interaksi kehidupan sosial yang terjadi sebagai acuan penelitiannya.
Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Bank Perkreditan Rakyat – Sejarah, Pengertian, Usaha, Tujuan, Sasaran, Jenis, Fungsi, Manajemen, Contoh
Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Cari