Rumah Adat, Pakaian, Tarian dan Religi – AAcial

Untuk pembahasan kali ini kita akan mengulas tentang suku ambon yang dalam hal ini meliputi pengertian, rumah adat, pakaian, tarian, makanan, religi, kepercayaan, agar anda lebih mengerti dan harus mengerti, simak ulasan dibawah ini a.

Sejarah-suku-Ambon

Sejarah Suku Ambon

Orang Ambon menempati pulau Ambon, Hitu dan Saparua, provinsi Maluku. Mereka sebenarnya berasal dari pulau Seram seperti suku-suku lain yang lebih dulu menempati pulau-pulau di Maluku Tengah. Bahasa Ambon Bahasa itu sendiri merupakan pengembangan dari bahasa pribumi yang diinduksi oleh bahasa Melayu. Ada juga orang yang menyebut bahasa Ambon sebagai Melayu Ambon atau Nusalaut.

Dia juga: Asal suku Lingon


Saat ini, ada sekitar 100.000 orang yang menggunakan bahasa ini, belum termasuk mereka yang saat ini tinggal di Belanda. Bila dilihat dari wilayah penggunaannya, bahasa Ambon terbagi menjadi dialek: Nusalaut, Saparua, Haruku, Hila, Asilulu, Hatu, Wakasihu, dan lain-lain. Kini bahasa Ambon menjadi bahasa pengantar bagi masyarakat dari berbagai suku di provinsi Maluku.


Rumah adat suku Ambon

Rumah Adat Suku Ambon

Rumah adat Suku Ambon disebut Baileo, digunakan untuk pertemuan, musyawarah dan upacara adat yang disebut seniri Negeri. Rumahnya berbentuk panggung dan dikelilingi teras. Atapnya yang besar dan tinggi terbuat dari daun rumbia, sedangkan dindingnya terbuat dari gaba-gaba pohon rumbia.


Pakaian adat suku Ambon

Pakaian adat suku Ambon

Para pria mengenakan pakaian adat berupa jas merah dan hitam, baju renda dan ikat pinggang. Sedangkan wanitanya memakai baju cele, sejenis kebaya pendek dan kaku yang mengagungkan. Perhiasannya termasuk anting-anting, kalung dan cincin. Pakaian ini berdasarkan adat Ambon.


Tari Suku Ambon

Tari-Suku-Ambon

Tari bambu gila merupakan tarian yang paling digemari masyarakat Ambon, tarian ini disebut juga bambu gila atau bambu suwen. Untuk mengawali pertunjukan, juru kunci membakar kemenyan dalam batok kelapa sambil membacakan mantra dalam “bahasa desa” yang merupakan salah satu bahasa adat Ambon.


Kemudian asap kemenyan ditiupkan pada batang bambu yang akan digunakan, jika digunakan jahe maka juru kunci mengunyahnya sambil membaca mantra kemudian disemprotkan pada bambu tersebut. Fungsi kemenyan atau jahe ini adalah untuk memanggil arwah para leluhur untuk memberikan kekuatan mistis pada bambu tersebut. Roh-roh ini membuat batang bambu tampak gila atau goyah dan menjadi lebih kencang dan sulit dikendalikan.

Dia juga: Sejarah Suku Baduy


Makanan Khas Ambon

Makan belum lengkap tanpa Papeda, begitulah kata orang Ambon, makanan yang berbahan dasar sagu mentah ini namanya Papeda, orang Papeda makannya dengan kuah ikan kuning, jangan tanya soal rasa kalau dibilang “Paleng Sadap Seng. Ada Lawang” yang artinya sangat enak dan tidak ada bandingannya. Papeda merupakan makanan tradisional masyarakat Ambon, makanan ini sudah diwariskan secara turun temurun oleh anak cucu masyarakat Ambon, biasanya sebelum makan nasi mereka makan papeda lalu makan nasi.


Mata pencaharian utama suku Ambon

Pada dasarnya mata pencaharian masyarakat Ambon adalah bercocok tanam di ladang dengan tanaman utama padi, jagung, ubi jalar, singkong, sayuran, kacang-kacangan, kelapa, kopi, gigi, tembakau dan buah-buahan. Sedangkan sagu masih dianggap sebagai makanan pokok. Makanan ini dulunya mudah ditemukan di hutan, karena tumbuh liar.


Sekarang tanaman sagu dibudidayakan dengan menanamnya secara teratur seperti menanam pohon kelapa. Selain bercocok tanam, masyarakat ini juga gemar menangkap ikan di perairan pulau-pulau yang kaya akan hasil laut. Dari segi pendidikan formal, masyarakat Ambon telah banyak bersekolah sejak zaman Belanda dan memilih kegiatan sebagai pegawai negeri dan tentara.


Kekerabatan dalam suku Ambon

Orang Ambon menghitung keluarga dalam garis patrilineal, dan model penyelesaian setelah menikah adalah dalam lingkungan patrilokal. Kesatuan keluarga yang terpenting adalah matarumah (keluarga inti), yaitu suatu kesatuan keluarga keluarga | keluarga inti yang terdiri dari keluarga inti senior dan keluarga inti yunior dari garis laki-laki.Dalam tataran yang lebih luas mereka mengenal bentuk unit keluarga berupa keluarga luas terbatas yang disebut soa.


Saat ini istilah soa sering dikacaukan dengan istilah fam (keluarga, dari bahasa Belanda). Orang Ambon merujuk pada desa-desa di negara itu. Satuan kehidupan setempat ini dipimpin oleh seorang Kepala Negara yang lebih sering disebut bapak raja, kebetulan status ini memang sudah diwariskan secara turun-temurun oleh matarumah dari soa desa yang sangat tua.

Dia juga: Suku Mandobo – Bahasa, Keluarga, Kepercayaan, Budaya, Mata Pencaharian


Dalam kedudukannya sebagai bapak kerajaan dibantu oleh lembaga adat yang disebut saniri Negeri. Ada banyak jenis institusi. Yang pertama adalah Saniri Raja Putih yang terdiri dari raja dan semua kepala soa saja. Kedua, saniri negara pada umumnya termasuk raja dan semua kepala soa dan semua kepala adat. Ketiga, saniri di negara besar meliputi raja, semua kepala soa, kepala adat dan kepala matarumah atau sesepuh yang tinggal di masyarakat. Ayah raja memiliki tangan kanan yang disebut marino (pesan). Dahulu antara satu negara dengan negara lain terdapat masyarakat yang tergabung dalam suatu ikatan adat yang disebut pela, dimana mereka tidak saling menyerang, melainkan harus membantu jika salah satu dari mereka diserang oleh musuh. Kini, ikatan pela biasa ini diwujudkan dalam bentuk kerjasama sosial antar desa.


Agama dan kepercayaan suku Ambon

Sekarang orang Ambon sudah memeluk Islam atau Kristen. Jumlah pemeluk Islam bukanlah yang terbesar, dan mereka biasanya lebih terampil dalam perdagangan dan ekonomi secara umum. Sedangkan masyarakat Ambon yang memeluk agama Kristen lebih cenderung memilih pekerjaan sebagai pegawai negeri, guru, dan tentara. Namun dalam kehidupan sehari-hari mereka masih melakukan tugas-tugas tradisional tertentu dari budaya kuno, dan mereka telah menjadi salah satu identitas etnis yang penting, seperti menyelenggarakan upacara Nae Baileu atau upacara Cuci Negeri yang merupakan warisan kepercayaan nenek moyang mereka. Dalam menghadapi masalah kematian dan pengamalan ritual mereka menyelesaikannya melalui unit sosial adat yang disebut mubabet.


Nae Baileu merupakan upacara yang bersifat “mencuci negeri” yang terdapat pada masyarakat adat di Ambon pada umumnya. Upacara ini dipusatkan di sebuah balai adat yang disebut baileu. Pada zaman dahulu balai adat ini digunakan sebagai tempat pertemuan biasa dan praktek ritual keagamaan. Tujuan utama dari upacara Nae Baileu tidak hanya untuk menjauhkan unsur-unsur jahat dari negara, untuk meminta berkah dan perlindungan bagi roh leluhur, tetapi juga untuk mempererat ikatan sosial perdamaian di antara seluruh rumah tangga.


Menurut informasi dari pembentukan komunitas negara, negara pertama kali dimulai oleh soa-soa yang tergolong dalam kelompok doa hitam. Biasanya orang-orang dari golongan soa-soa hitam inilah yang merasa berhak menjadi raja, sekaligus pemilik yang menilai tanah apa yang bisa digarap oleh soa-soa nantinya. Di masa lalu, menerima SOA baru sebagai anggota diperlukan, terutama untuk meningkatkan angkatan bersenjata dalam konteks pertempuran antarnegara yang umum terjadi saat itu. Kini upacara Nae Baileu banyak dipengaruhi oleh Islam atau Kristen, sesuai dengan agama yang dianut oleh mayoritas penduduk suatu negara.


Pada zaman Belanda, kota Ambon sangat ramai dikunjungi oleh pengunjung dari berbagai bangsa dan suku, hingga beberapa istilah digunakan untuk menyebut kelompok pendatang, seperti Tuni, Moni, Mahu, dan Wahan. Tuni adalah istilah untuk menyebut suku dari pulau angker (nunusaku). Pulau Hantu juga sering disebut Nusa Ina, karena sebagian besar suku yang tersebar di Kepulauan Maluku Tengah diperkirakan berasal dari pulau ini. Moni adalah istilah untuk menyebut suku-suku dari wilayah sekitar Samudera Pasifik (Papua dan Melanesia). Mahu digunakan untuk menyebut suku bangsa dari Indonesia bagian barat, seperti Bugis, Makassar, Buton, Minangkabau, dan Jawa. Sedangkan Wahan adalah istilah yang digunakan untuk menyebut suku-suku yang berasal dari Pulau Ambon, seperti masyarakat Ternate, Banda, dan Buru.

Dia juga: Sejarah “Suku Tidore” & (Bahasa – Mata Pencaharian – Kerabat – Agama – Kepercayaan)

Mungkin dibawah ini yang anda cari

website Pelajaran SD SMP SMA dan Kuliah Terlengkap

Materi pelajaran terlengkap

mata pelajaran
jadwal mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa mata pelajaran sd mata pelajaran dalam bahasa jepang mata pelajaran kurikulum merdeka mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran sma jurusan ips mata pelajaran sma
bahasa inggris mata pelajaran
bu ani memberikan tes ujian akhir mata pelajaran ipa
tujuan pemberian mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah adalah
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional. artinya mata pelajaran smp mata pelajaran ipa mata pelajaran bahasa indonesia mata pelajaran ips mata pelajaran bahasa inggris mata pelajaran sd kelas 1
data mengenai mata pelajaran favorit dikumpulkan melalui cara
soal semua mata pelajaran sd kelas 1 semester 2 mata pelajaran smk mata pelajaran kelas 1 sd mata pelajaran matematika mata pelajaran ujian sekolah sd 2022
bahasa arab mata pelajaran mata pelajaran jurusan ips mata pelajaran sd kelas 1 2021 mata pelajaran sbdp mata pelajaran kuliah mata pelajaran pkn
bahasa inggrisnya mata pelajaran mata pelajaran sma jurusan ipa kelas 10 mata pelajaran untuk span-ptkin mata pelajaran ppkn mata pelajaran ips sma mata pelajaran tik
nama nama mata pelajaran dalam bahasa inggris mata pelajaran pkn sd mata pelajaran mts mata pelajaran pjok
nama nama mata pelajaran dalam bahasa arab mata pelajaran bahasa inggrisnya mata pelajaran bahasa arab
seorang pengajar mata pelajaran akuntansi di sekolah berprofesi sebagai
nama mata pelajaran dalam bahasa jepang
hubungan bidang studi pendidikan kewarganegaraan dengan mata pelajaran lainnya
dalam struktur kurikulum mata pelajaran mulok bersifat opsional artinya mata pelajaran dalam bahasa arab
tujuan mata pelajaran seni rupa adalah agar siswa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *